Kamis, 01 Juli 2010

SUNDA, sebagai nama kelompok kepulauan di Indonesia

————————————————————————————

clip_image0021_thumb8SEBAGAI nama kepulauan sebutan Kepulauan Sunda atau Sunda Islands  untuk menyebut Kepulauan Nusantara secara mendasar sudah lama digunakan oleh orang dari luar, terutama oleh orang-orang dari Eropa. Hal ini setidaknya telah berlangsung dari sejak pertama kedatangan bangsa Eropa (khususnya Portugis dan Belanda) ke Nusantara pada sekitar abad 15–16 M. Kemudian pada sejumlah peta dari Barat (Europe) dan Amerika serikat (USA) hal ini terus digunakan hingga kini; Misal pada peta dunia (atlas internasional) The Hammond World Atlas terbitan Time (United States of America, 1980), nama SUNDA ISLANDS dicantumkan dengan huruf besar.  
       
Di samping itu seperti pembagian dari masa silam, kelompok kepulauan ini dalam bahasa Inggris masih tetap dibagi menjadi 2 kelompok besar yakni Greater Sunda atau Kepulauan Sunda Besar (berupa kumpulan pulau-pulau besar di Indonesia bagian Barat dan tengah yang terdiri atas pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi), dan Lesser Sunda atau Kepulauan Sunda Kecil (berupa kumpulan pulau-pulau kecil di Indonesia bagian Barat dan tengah yang terdiri atas pulau Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores dan Timor). Perubahan dari Sunda Kecil menjadi Nusatenggara dilakukan oleh Muhammad Yamin pada masa Ia menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan (sekitar tahun 1950-an), berbarengan dengan penggantian nama Pulau Flores (dari bahasa Portugis) menjadi Pulau Bunga, namun nama ini tidak populer. 

      Jauh sebelum orang Portugis dan Belanda menyebut kawasan Nusantara ini dengan sebutan Kepulauan Sunda (pada sekitar abad ke-15–16 M), Ptolemaeus (geografer Yunani dari Alexandria Mesir) pada sekitar abad ke-2 M dalam peta klasiknya Geographike Hyphegesis selain menyebut Iabadiu (untuk Pulau Jawa) Ia pun menyebutkan adanya pulau-pulau yang disebut sebagai Sunda (di kawasan yang kemudian dikenal sebagai Nusantara). Mungkin berdasarkan hal inilah makanya orang Portugis dan Belanda kemudian untuk pertama kali menyebutnya dengan  sebutan SUNDA.

CATATAN TENTANG BEBERAPA DEFINISI YANG DISEBUT SEBAGAI  KEPULAUAN SUNDA (SUNDA ISLANDS) DARI      BERBAGAI SUMBER :

     Pada Answer.com http://www.answers.com/topic/sunda-strait — disebutkan Sunda Islands : Group of islands of the western Malay Archipelago between the South China Sea and the Indian Ocean. The Greater Sunda Islands include Sumatra, Borneo, Java, and Sulawesi; the Lesser Sunda Islands lie east of Java and extend from Bali to Timor. Sumatra and Java are separated by the Sunda Strait, a narrow channel linking the Indian Ocean with the Java Sea.    
    Pada Britanica Concise Encyclopedia http://www.britannica.com/EBchecked/topic/573753/Sunda-Islands— disebutkan Sunda Islands : Archipelago extending from the Malay Peninsula to the Moluccas. The islands make up most of the land area of Indonesia, with only northern and northwestern Borneo and the eastern portion of Timor not under Indonesian political control. They include the Greater Sunda Islands (Sumatra, Java, Borneo, Sulawesi, and adjacent smaller islands) and the Lesser Sunda Islands (Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores, Timor, Alor, and adjacent smaller islands). Most of the islands are part of a geologically unstable and volcanically active island arc. Malay cultures and languages predominate in the area.    
     Pada Columbia Encyclopedia http://www.answers.com/library/Columbia+Encyclopedia-cid-2191888— disebutkan Sunda Islands (sŭn'da) : Mainly in Indonesia, between the South China Sea and the Indian Ocean, comprising the western part of the Malay Archipelago. It includes two main groups: the Greater Sunda Islands, to which belong the largest islands of Borneo, Sumatra, Java, and Sulawesi; and the Lesser Sundas, which lie E of Java and include Sumbawa, Flores, Timor, and Sumba (the largest islands). Bali and Lombok, although smaller, are the most important of the Lesser Sundas. The Lesser Sundas, which were renamed Nusa Tenggara [southeastern islands] in 1954, form two provinces within Indonesia. Malaysia, Brunei, and East Timor are the other nations wholly or partially in the Sunda Islands. The Sunda Strait, 20 to 65 mi (32-100 km) wide, between Java and Sumatra, connects the Java Sea with the Indian Ocean.


Tentang kepulauan di Indonesia lihat List of islands of Indonesia pada : http://en.wikipedia.org/wiki/Islands_of_Indonesia

————————————————————————————

  clip_image0021_thumb1

Selasa, 01 Juni 2010

SUNDA, sebagai nama gunung

—————————————————————————————————————————

clip_image002 SELAIN digunakan sebagai nama selat (juga dangkalan dan palung laut) nama sebutan SUNDA pun di antaranya digunakan sebagai nama gunung, yaitu Gunung Sunda. Gunung Sunda (1.854 m dpl) termasuk salahsatu gunung api di kawasan Bandung utara (Jawa Barat; di sebelah Barat Gunung Tangkuban Parahu atau di sebelah Barat Daya kota Bandung), di mana bersama dengan Gunung Tangkubanparahu dan Gunung Burangrang termasuk sebagai sisa-sisa dari Gunung Sunda purba raksasaclip_image001_thumb4 yang pernah meletus pada zaman prasejarah dulu, yang karena letusannya mengakibatkan terbentuknya kaldera Sunda dan juga karena sumbatan dari lavanya yang membendung sungai Citarum (di sekitar kawasan Sangiang Tikoro)  kemudian membentuk Danau Bandung purba pada daerah cekungan Bandung dalam masa ratusan ribu tahun yang lalu (pada masa ??).      
     
Sebuah legenda Sunda terkenal yang berkaitan dengan hal ini adalah legenda Sangkuriang.

—————————————————————————————————————————

   clip_image0021_thumb15

Sabtu, 08 Mei 2010

SUNDA, sebagai nama selat

————————————————————————————

clip_image0025_thumb6SELAT SUNDA atau Sunda Strait, adalah nama selat di antara P. Jawa dan P. Sumatera. Dalam bahasa Sunda sendiri dulu sering disebut pula sebagai Gupitan Sunda. — Sebelum Banten berpisah dengan Jawa Barat kawasan ini merupakan batas alam paling barat dari Provinsi Jawa Barat. Kini menjadi batas paling barat dari Provinsi Banten yang berseberangan dengan Provinsi Lampung.      
      Di kawasan ini terdapat sejumlah pulau kecil yang menjadi milik Banten (dulu Jawa Barat), seperti Pulau Panaitan, Pulau Peucang, Pulau Sangiang, dsbnya (begitu pula di bagian Lampung, seperti P. Sebesi, P. Sebuku, dan P. Legundi).  SDwebagi sdaya tarik khusus  di kawasan selat ini terdapat gunung api laut yang sangat terkenal di dunia clip_image002_thumb7

yaitu Gunung Krakatau (atau Gunung Rakata dalam sebutan bahasa Sunda) yang menjadi bagian dari Provinsi image_thumb11Lampung.

          
     Jembatan laut selat Sunda : Bagaimana pentingnya selat ini dalam perhubungan laut dunia mungkin sudah diketahui oleh masyarakat internasional. — Untuk meningkatkan kelancaran transfortasi ada rencana pembangunan jembatan selat Sunda yang menghubungkan antara Banten dengan Lampung, atau antara image_thumb2Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera (seperti jembatan laut Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Madura, atau antara Pulau Jawa dengan Pulau Madura), namun hal ini entah kapan pelaksaannya.  Bila terlaksana jembatan laut Selat Sunda ini konon akan menjadi jembatan laut terpanjang di dunia (di mana rencananya akan berada pada ketinggian 70 meter di atas permukaan laut, dan melewati tiga pulau-pulau kecil di selat itu, yaitu P. Prajurit, P. Ular, dan P. Sangiang, dengan panjang sekitar 29 km).

—————————————————————————————————————————

  clip_image0021_thumb1