Senin, 01 Februari 2010

SUNDA, Sebagai suatu kawasan etno-geografis

—————————————————————————————————————————

clip_image0025_thumb6SEBAGAI suatu wilayah etno-geografis yang disebut SUNDA itu adalah wilayah geografis kesukubangsaan (etnologis) di mana orang Sunda berada dan berasal secara turun-termurun dari dulu hingga kini. Dalam sebutan lokal lingkungan wilayah tempat asal dan tempat beradanya orang Sunda ini biasa disebut sebagai Tanah Sunda, Tatar Sunda atau Pasundan (yang secara harfiah dapat diartikan sebagai Sundaland). — Walaupun tidak mencakup seluruhnya (selain pada zaman dahulu) nama ini secara akrab setidaknya sekarang masih digunakan di Jawa Barat (West Java) sebagai tempat utama orang Sunda (dengan ini maka Kita mendapat suatu gambaran dasar bahwa Jawa Barat identik dengan pusat utama dari Sunda secara etno-geografis). Suatu catatan tambahan : Di dalam bahasa Sunda Hal yang berkaitan dengan Sunda secara umum biasa disebut sebagai Kasundaan (= Kesundaan, Inds). Sementara sifat keadaan sesuatu yang cenderung bernuansa Sunda atau berkarakter Sunda sebagaimana layaknya disebut sebagai Nyunda
      Dilihat dari segi wilayahnya, berdasarkan atas di mana orang Sunda itu berada secara turun-temurun sebagai penduduk aslinya atau sebagai pribuminya, wilayah etno-geografis Sunda itu secara luas meliputi wilayah : Jawa Barat, Banten, Jakarta dan  Sebagian Jawa Tengah bagian barat.
Membentang dari Ujungkulon di sebelah barat (yang termasuk Provinsi Banten) hingga Brebes, Cilacap dan sekitarnya di Jawa Tengah bagian barat. Dulu bahkan wilayahnya lebih luas lagi selain hingga Brebes dengan batas alam Kali Pemali (Cipamali) juga pernah sampai Purwalingga (Purbalingga) dengan batas alam Kali Serayu (Cisarayu); mencakup sebagian besar wilayah Jawa Tengah bagian barat di mana saat ini biasa digunakan bahasa Jawa berdialek vokal A (termasuk di dalamnya Purblingga, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Cilacap, Kebumen, Banyumas, Purwokerto, Brebes dan sebagainya. Pada  zaman dahulu wilayah Sunda itu malah diperkirakan hingga pegunungan Dieng di mana Kali serayu/Cisarayu berhulu).  
      Wilayah Sunda di lingkungan Jawa Barat dulu biasa disebut sebagai Parahiyangan atau Parahiangan (Sunda Parahiyangan), sementara bagian kawasan Sunda Parahiyangan di wilayah Jawa Tengah bagian barat (yang kini berbahasa Jawa dengan dialek vokal  A tersebut) pada masa silam biasa disebut sebagai kawasan Parahiyangan Blang Wetan (= Parahiangan Kawasan Timur), di mana daerah perbatasannya (antar Jawa dan Sunda dengan bahasa yang telah berbaur berupa Sunda-Kajawan = Sunda Jawareh) biasa disebut sebagai Jawa Pawatan

KAWASAN ETNO-GEOGRAFIS SUNDA BERDASARKAN ATAS LOKASI PROVINSINYA
      
Berdasarkan atas keberadaanya yang tersebar pada beberapa provinsi yang berlainan, maka pada garis besarnya wilayah etnogeografis Sunda ini dapat dibagi menjadi 4 kawasan, yakni : Sunda Jawa Barat, Sunda Banten, Sunda Jakarta dan Sunda Jawa Tengah.

1.

Sunda Jawa Barat atau dapat juga disebut sebagai Sunda Parahiangan,  wilayah orang dan budaya Sunda yang terdapat di sebagian besar kawasan Provinsi Jawa Barat yang dahulu disebut juga sebagai Parahiangan (sebagian besar berbahasa Sunda kecuali di sebagian wilayah Cirebon dan Indramayu yang berbahasa Jawa Cirebon dan Jawa Indramayu yang menggunakan bahasa Jawa berdialek vokal A; serta  di sebagian wilayah Depok dan Bekasi yang berbahasa Melayu Betawi yang berdialek vokal É).

2.

Sunda Banten, wilayah, orang dan budaya Sunda yang terdapat di sebagian besar kawasan Provinsi Banten (mayoritas berbahasa Sunda, kecuali di sebagian wilayah Serang bagian utara di mana di sini selain terdapat bahasa Sunda-Banten juga terdapat bahasa Jawa-Banten yang berdialek vokal Eu).  Sebagai suatu sub-bahasa di kawasan selatan wilayah ini yaitu di Baduy terdapat bahasa Sunda Baduy.

3.

Sunda Jakarta atau Sunda Sundakalapa, wilayah, orang dan budaya Sunda yang terdapat di sebagian kecil pinggiran kawasan Provinsi DKI Jakarta masa kini dan sebagian besar Sunda Kalapa tempo dulu, di mana secara rekontruktif historis di sini dulu pernah ada orang dan bahasa Sunda Kalapa yang lalu punah pada kemudian hari digantikan oleh orang dan bahasa Melayu Betawi yang berdialek É. Bahasa bukan Sunda ini terdapat pula di sebagian kawasan Depok dan Bekasi Jawa Barat.

4.

Sunda Jawa Tengah atau Sunda Parahiangan blang wetan, adalah wilayah, orang dan budaya Sunda yang terdapat di sebagian kawasan Provinsi Jawa Tengah bagian Barat (terutama di kawasan Brebes, Cilacap dan sekitarnya yang hingga kini masih eksis).  Keberadaan Sunda di kawasan ini merupakan sisa-sisa masa lalu di mana wilayah ini secara historis dulu pernah menjadi bagian dari kerajaan-kerajaan di Jawa Barat dan sekitarnya/Sunda. Nama tempat, serta budaya seperti bahasa, kesenian dan adat-kebiasaan Sunda hingga kini masih ada di sebagian tempat tertentu (seperti nama tempat berbau Sunda yang menggunakan awalan Ci, misal Cimangggu, Cipanas, dsbnya), bertebaran secara luas di sana-sini. Dalam sebutan jaman dahulu wilayah ini biasa disebut sebagai Parahiangan blang wetan. Kadang juga bagian perbatasannya disebut sebagai Jawa Pawatan.

—————————————————————————————————————————

 

clip_image002

Tidak ada komentar:

Posting Komentar